Berita 30 November 2025 5 menit baca

Wisuda Sarjana Ke-IX ISIF Cirebon: Rektor Titip Pesan Menjaga Nilai, Moral, dan Ajaran Fahmina

A
Admin ISIF
Kontributor ISIF Cirebon

ISIF Cirebon  — Institut Studi Islam Fahmina Cirebon resmi mewisuda puluhan wisudawan dan wisudawati dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan IX. Acara tersebut berlangsung di Ballroom Hall Hotel Apita Tuparev, Cirebon, pada Sabtu, 29 November 2025, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Wisuda tahun ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai lembaga Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, MA, Wakil Sekretaris KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat, Dr. H. Mochammad Sulhan, M.Ag., Sekretaris Kesultanan Kanoman, Ratu Raja Arimbi Nurtina, S.T., M.Hum, dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Fahmina, KH. Dr. (H.C.) Husein Muhammad.

Selain itu, acara ini dihadiri pula oleh sejumlah Rektor Perguruan Tinggi di Cirebon, Kyai dan Nyai dari berbagai Pondok Pesantren di Cirebon dan disaksikan langsung oleh para orang tua dan wali wisudawan wisudawati.

Amanat Rektor

Rektor ISIF Cirebon, KH. Marzuki Wahid, dalam amanantnya menyampaikan bahwa wisuda hanya penanda perjalanan akademik, bukan akhir dari seluruh perjalanan intelektualisme. Selain itu ia mengucapkan rasa bangga karena telah mengukuhkan gelar sarjana pada seluruh wisudawan dan wisudawati.

“Kami Institut Studi Islam Fahmina sangat bangga karena Kami telah melahirkan kader-kader baru di masa yang akan datang untuk mendandani peradaban manusia yang kami cita-citakan yaitu peradaban umat manusia yang adil dan bermartabat,” ucapnya.

Selain itu, Marzuki juga berharap di tangan para wisudawan dan wisudawati peradaban umat manusia akan terus lebih baik lebih adil, lebih bermaartabat dengan terus menjaga tradisi pesantren.

“Karena itulah (kalian) harus terus berpegang teguh pada ilmu pengetahuan, pada moral, pada etika, dan juga pada prinsip-prinsip dasar yang selama ini diajarkan oleh Fahmina,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor ke-3  ISIF Cirebon ini  menyamapaikan amanat dan pesannya  suapaya  para sarjana berperan penting dalam setiap lini kehidupan masyarakat dan memiliki keberpihakan pada keadilan dan kemaslahatan.

“Karena itu tolong diingat, ilmu tanpa nilai, ilmu tanpa kejujuran, ilmu tanpa keberpihakan itu bisa bermata dua. Bisa untuk kebaikan, bisa untuk keburukan. Karena itu, seharusnya ilmu berimpitan dengan nilai, dengan moral, dengan etika,  dan juga dengan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan, dan kemaslahatan yang selama ini kita ajarkan,”  tutupnya.

Rangkaian Acara

Acara prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor ISIF, KH. Marzuki Wahid, didampingi seluruh jajaran pimpinan dan Senat Akademik ISIF. Prosesi diawali dengan pengiringan Senat dan para wisudawan, dilanjutkan pembacaan tawassul, kalam ilahi, serta menyanyikan Indonesia Raya, Mars, dan Hymne ISIF.

Pada momentum ini, ISIF juga secara resmi meluncurkan film dokumenter karya mahasiswa serta buku terbaru karya dosen dan mahasiswa yang diterbitkan oleh Penerbit ISIF.

Sebagai bentuk apresiasi akademik, perwakilan dari empat program studi turut dipanggil untuk memaparkan abstrak skripsi terbaik mereka. ISIF kemudian menetapkan wisudawan terbaik serta penerima ISIF Excellence Award bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Acara semakin hangat dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan wisudawan, disertai penayangan video apresiasi dari berbagai tokoh masyarakat.

Wisuda ditutup dengan Orasi Ilmiah dan Amanat Rektor ISIF, sekaligus menandai momentum peringatan 25 Tahun Fahmina.

Bagikan Artikel Ini: