Perpustakaan Tanpa Tuhan
Perpustakaan tanpa tuhan, sebagai ruang keraguan dan titik awal menemukan pengetahuan baru, karena ia hadir sebagai ruang aman.
Baca SelengkapnyaInformasi terkini tentang kegiatan, riset, opini, dan kabar dari kampus Institut Studi Islam Fahmina Cirebon.
Perpustakaan tanpa tuhan, sebagai ruang keraguan dan titik awal menemukan pengetahuan baru, karena ia hadir sebagai ruang aman.
Baca Selengkapnya
Novel Cantik Itu Luka bukan hanya sekadar cerita fiksi, novel ini menggambarkan pengorbaan dan kekuatan seorang perempuan, juga sebagai cerminan realitas sosial yang masih terjadi hingga saat ini.
Baca Selengkapnya
Moderasi beragama tidak cukup dipahami sebagai slogan atau program pemerintah. Moderasi beragama harus menjadi cara berpikir (manhaj al-fikr) dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Baca Selengkapnya
Kisah Marni dan Rahayu adalah cermin retak yang memperlihatkan betapa mahalnya harga sebuah martabat. Kita belajar bahwa menjadi perempuan yang berdaulat yang punya 'entrok' sendiri sering kali harus dibayar dengan air mata, kesepian, hingga benturan dengan aturan yang tak kenal kompromi.
Baca Selengkapnya
Novel Ayah karya Andrea Hirata adalah novel yang sangat menarik dan penuh makna. Novel ini tidak hanya menceritakan kisah cinta Sabari kepada Marlena, tetapi juga menggambarkan betapa besar kasih sayang seorang ayah kepada anaknya.
Baca Selengkapnya
Halaqoh ini diselenggarakan sebagai ruang untuk mendengar secara langsung pengalaman masyarakat akar rumput dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terjadi belakangan ini.
Baca Selengkapnya
Kisah kurban (Iduladha) bukan hanya kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Tetapi juga kisah Sayyidah Hajar.
Baca Selengkapnya
Dominasi tekonologi digital tidak hanya merubah cara manusia berintraksi, tetapi juga merubah cara manusia dalam memaknai dan memahami eksistensi hidupnya.
Baca Selengkapnya
Bukankah dalam demokrasi dibutuhkan kontrol yang jujur? Kritik dari masyarakat merupakan bagian dari kontrol demokrasi untuk menjaga agar kekuasaan tidak melampaui batas. Bagaimana negara mau berbenah jika kritik dianggap sebagai kegaduhan, bukan bahan evaluasi?
Baca Selengkapnya